*TADABUR KAUNIYAH*
*Bismillāhirraḥmānirraḥīm*
Hujan tidak pernah meminta izin sebelum turun.
Ia datang sesuai ketetapan langit,
pada waktu yang sering kali tidak kita kehendaki.
Payung tidak menghentikan hujan.
Ia tidak mengusir awan,
tidak mengeringkan jalan,
tidak memerintah langit agar cerah.
Namun dengan payung, manusia *tetap berjalan.*
Begitulah *sabar.*
Sabar bukanlah kekuatan untuk menghapus ujian,
tetapi *izin dari Allah agar manusia tidak berhenti hidup di tengah ujian/Jalan*
Allah tidak menjanjikan hidup tanpa hujan,
tetapi Allah menjanjikan *pertolongan bagi yang bersabar:*
> يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
_“Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”_
(QS. Al-Baqarah: 153)
Perhatikan ayat ini.
Allah tidak berkata: _“Aku menghilangkan masalah kalian.”_
Tetapi: *“Aku bersama kalian.”*
Seperti payung di tengah hujan—
ia tidak mengubah cuaca,
tetapi mengubah *cara kita melangkah.*
Rasulullah ﷺ bersabda:
> عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ…
_“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Seluruh urusannya adalah kebaikan baginya…”_
(HR. Muslim)
Ketika ditimpa kesulitan, ia bersabar—
dan *sabar itu sendiri bernilai kebaikan,*
meski hujan belum reda.
Di alam, hujan adalah proses kehidupan.
Tanah diuji oleh air sebelum menumbuhkan tanaman.
Benih diuji oleh gelap sebelum menjadi pohon.
Langit menurunkan hujan *bukan untuk menyiksa,*
tetapi untuk menghidupkan.
Begitu pula ujian manusia.
Tidak semua ujian datang untuk diselesaikan saat itu juga,
sebagian datang untuk *membentuk cara berjalan kita.*
Allah berfirman:
> وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ… وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
_“Dan sungguh Kami akan menguji kalian… dan sampaikan kabar gembira bagi orang-orang yang sabar.”_
(QS. Al-Baqarah: 155)
Perhatikan:
kabar gembira tidak selalu berarti hujan berhenti,
tetapi *Allah ridha pada orang yang tetap melangkah.*
Maka jika hari ini hidupmu sedang hujan deras,
dan masalah belum juga selesai,
jangan buru-buru menyesali langit.
Pegang payung sabar itu erat-erat.
Langkahkan kaki dengan adab.
Karena orang yang sabar *tidak selalu cepat sampai,*
tetapi *selalu sampai dengan selamat.*
Dan ingatlah janji Allah:
> إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
_“Sesungguhnya orang-orang yang sabar akan diberi pahala tanpa batas.”_
(QS. Az-Zumar: 10)
Hujan akan berlalu.
Namun jejak langkah orang yang bersabar
akan menjadi *saksi* bahwa ia pernah memilih tetap berjalan
ketika yang lain berhenti.
---
✍️ Mat Sahudi
Khalifah Nature Guide (K-N-G)
_Memandu Melalui Kauniyah, Menuju Hidup Mulia_


0 komentar:
Posting Komentar